Di zaman kolonial Padang adalah kota termaju di pantai barat Sumatra.
Menjelang pergantian abad ke-19 dan abad ke-20, kota Padang boleh
dibilang relatif telah memenuhi kriteria kota ‘modern’. Pada masa itu di
kota ini sudah ada perusahaan asuransi, hotel, klub eksekutif dan
bisnis, bioskop, grup musik, dan surat kabar. Kapal-kapal dari dan ke
Eropa selalu singgah di pelabuhan Emma Haven (sekarang: Teluk Bayur)
yang dibangun Belanda pada tahun 1888.
Kota Padang zaman kolonial belanda






