Rabu, 09 Mei 2012

Bandoeng Doeloe

Suatu hari di Bulan Maret 1946, dalam waktu tujuh jam, sekitar 200.000 penduduk mengukir sejarah dengan membakar rumah dan harts benda mereka, meninggalkan kota menuju pegunungan di selatan. Beberapa tahun ke¬mudian, lagu "Halo Halo Bandung" ditulis untuk melambangkan emosi mereka, seiring janji akan kembali ke kota tercinta, yang sekarang telah menjadi lautan api.

Suasana Keramaian Jalan Braga di Tahun 1940


Gedung Sate pada tahun 1924


Suasana Gedung Sate pada Tahun 1950


Bangunan Hotel Savoy Homann pada tahun 1920


Suasana ruang makan Hotel Savoy Homann pada tahun 1940


Simpang jalan Braga & Grote Postweg pada tahun 1930


Simpang jalan naripan & jl.braga pada tahun 1950


Suasana Alun - alun sebelah barat di Tahun 1940


Kesibukan Gedung Sate di Tahun 1940


Gedung Kologdam Pada Tahun 1920


Gedung Kantor Pos Bandung Tahun 1940
Stasiun Bandung Tahun 1920


Suasana Penumpang Kereta Api di Stasiun Bandung Tahun 1920


Gedung Polwiltabes Tempo Doeloe


Suasana Pendopo tempo doleloe


8 komentar:

  1. Wah hebat .. bloger yang punya nasionalisme tinggi

    semangat ngeblog terus..

    Mengundang juga rekan blogger
    Kumpul di Lounge Event Tempat Makan Favorit

    Salam Bahagia

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, makasih gan...
      Blog agan juga bagus...

      Hapus
  2. manteb. mengingatkan saya kembali ttg sejarah masa lampau.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, masyarakat rindu dgn ke Bhineka Tunggal Ika yang di junjung tinggi seperti dahulu.

      Hapus
  3. Oke sob. Sambil tunggu. Kenapa gak dicoba dulu, bikin widget sharing is sexy seperti di blog saya. Insya Allah. GooD!!!

    BalasHapus
  4. keren infonya gan,,, jadi pengen ke bandung nie...!!!

    BalasHapus
  5. Jadi banyak tahu tentang indonesia jaman dulu di blog ini, siiplah info nya :) Dari http://o-cez.web.id/

    BalasHapus
  6. Ok Thank's buat kunjungannya gan, ane segera berkunjung balik. :)

    BalasHapus